Satu Lapangan Tenis Bisa Jadi Tiga Lapangan Padel, Peluang Bisnis yang Sedang Booming

Padel sedang menarik perhatian pengelola sport club, hotel, apartemen, hingga investor fasilitas olahraga di Indonesia. Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah “satu lapangan tenis bisa jadi tiga lapangan padel, benarkah?” Jawabannya perlu dilihat dari ukuran lahan yang benar-benar tersedia, karena angka tersebut tidak otomatis berlaku untuk setiap lokasi.

Secara ukuran permainan, lapangan padel standar berukuran 20 × 10 meter, sedangkan lapangan tenis ganda berukuran sekitar 23,77 × 10,97 meter. Namun, pembangunan lapangan padel juga membutuhkan struktur kaca, rangka, akses, area keselamatan, dan ruang operasional sehingga perhitungan layout tidak cukup hanya berdasarkan luas garis lapangan.

Satu Lapangan Tenis Bisa Jadi Tiga Lapangan Padel, Peluang Bisnis yang Sedang Booming
Satu Lapangan Tenis Bisa Jadi Tiga Lapangan Padel, Peluang Bisnis yang Sedang Booming

Mengapa Padel Mulai Dilirik sebagai Peluang Bisnis?

Perkembangan padel membuat fasilitas olahraga ini mulai masuk ke berbagai konsep sport club dan lifestyle. Contohnya, The Springs Club di Summarecon Serpong menghadirkan tiga lapangan padel sekaligus satu lapangan tenis sebagai bagian dari fasilitas olahraga mereka.

Bagi pemilik fasilitas, daya tariknya bukan hanya karena olahraga ini sedang populer. Padel menawarkan format permainan yang relatif kompak dan dapat dikembangkan menjadi fasilitas dengan sistem reservasi, komunitas, coaching, turnamen, serta aktivitas pendukung lainnya.

Karena itu, pemilik lahan yang sudah mempunyai lapangan tenis dapat mempertimbangkan apakah area tersebut lebih efektif dipertahankan, direnovasi, atau dikembangkan menjadi fasilitas padel.

“Sebelum melakukan konversi ke padel, kondisi lapangan tenis existing perlu diperiksa, termasuk permukaan, drainase, ukuran area, dan akses di sekitarnya.”

Benarkah Satu Lapangan Tenis Bisa Menjadi Tiga Lapangan Padel?

Pernyataan satu lapangan tenis bisa jadi tiga lapangan padel perlu dipahami sebagai konsep efisiensi ruang, bukan rumus yang selalu bisa diterapkan pada semua proyek.

Beberapa publikasi industri memang menunjukkan ilustrasi bahwa area yang sebelumnya digunakan untuk satu lapangan tenis dapat dikembangkan menjadi hingga tiga lapangan padel. Namun, layout aktual sangat bergantung pada ukuran keseluruhan lahan, batas pagar, akses masuk, area sirkulasi, serta kebutuhan keselamatan.

“Perencanaan lapangan padel perlu mempertimbangkan ukuran court, struktur kaca dan rangka, pencahayaan, sirkulasi pemain, serta kebutuhan teknis lainnya.”

Ukuran Lapangan Padel

Ukuran interior lapangan padel standar adalah:

  • Panjang: 20 meter
  • Lebar: 10 meter
  • Luas area permainan: sekitar 200 m²
  • Tinggi net di tengah: sekitar 0,88 meter
  • Struktur dinding belakang dapat mencapai sekitar 4 meter, terdiri dari kaca dan mesh.

Artinya, kontraktor atau penyedia lapangan tidak cukup menghitung area 20 × 10 meter saja. Struktur rangka, kaca, pagar, akses maintenance, dan ruang bebas di sekelilingnya harus masuk dalam perencanaan.

Mengapa Konversi Lapangan Tenis ke Padel Menarik?

Salah satu keuntungan utama adalah pemanfaatan lahan. Jika sebuah fasilitas mempunyai area tenis yang jarang digunakan, pemilik dapat melakukan studi kelayakan untuk melihat kemungkinan menambah atau mengganti sebagian fasilitas tersebut dengan lapangan padel.

Potensi bisnisnya kemudian tidak hanya bergantung pada jumlah lapangan. Tingkat okupansi, harga sewa per jam, jam operasional, lokasi, komunitas pemain, fasilitas pendukung, dan biaya pemeliharaan ikut menentukan hasil akhirnya.

Bukan Sekadar Mengganti Garis Lapangan

Konversi tenis ke padel bukan pekerjaan mengecat ulang permukaan kemudian memasang net baru. Lapangan padel merupakan sistem yang memiliki struktur perimeter, kaca, mesh, rangka baja, pintu, pencahayaan, permukaan permainan, serta komponen pendukung lainnya.

Karena itu, kondisi lapangan lama harus diperiksa terlebih dahulu, khususnya:

  • Kondisi beton atau base existing.
  • Kerataan permukaan.
  • Sistem drainase.
  • Kemiringan permukaan.
  • Posisi saluran dan utilitas.
  • Ketersediaan listrik.
  • Area akses untuk konstruksi.
  • Ketinggian bebas jika berada di dalam bangunan.

Hal ini penting karena ukuran lahan yang terlihat cukup belum tentu menghasilkan layout padel yang nyaman dan aman.

Peluang Bisnis Padel Tidak Hanya dari Sewa Lapangan

Salah satu kesalahan dalam menghitung potensi proyek padel adalah hanya melihat tarif sewa lapangan.

Fasilitas padel dapat dikembangkan bersama beberapa sumber aktivitas lain, tergantung konsep bisnis dan target penggunanya.

1. Sewa Lapangan

Model paling sederhana adalah penyewaan lapangan berdasarkan jam. Semakin baik lokasi dan tingkat pemanfaatannya, semakin penting pengelola mempunyai sistem booking yang mudah digunakan.

2. Coaching dan Kelas Padel

Lapangan juga dapat digunakan untuk private coaching, kelas pemula, atau program komunitas. Jadwal latihan dapat diatur pada jam tertentu tanpa menghilangkan seluruh slot untuk permainan umum.

3. Turnamen dan Community Event

Turnamen internal, kompetisi komunitas, dan event perusahaan dapat menjadi aktivitas tambahan. Format seperti ini juga dapat membantu membangun komunitas pemain di sekitar fasilitas.

4. Fasilitas Pendukung

Konsep bisnis dapat diperluas dengan area lounge, café, retail perlengkapan olahraga, locker, shower, hingga area sosial. Namun, semua tambahan tersebut perlu disesuaikan dengan luas lahan dan konsep fasilitas.

Faktor yang Harus Dihitung Sebelum Mengubah Lapangan Tenis

Sebelum memutuskan bahwa satu area tenis dapat menjadi beberapa lapangan padel, lakukan pengukuran secara menyeluruh.

Luas Lahan Efektif

Jangan hanya mengukur garis lapangan tenis. Ukur seluruh area yang benar-benar dapat digunakan setelah memperhitungkan pagar, bangunan, pohon, tiang, jalan akses, dan batas properti.

Kondisi Struktur Existing

Lapangan lama bisa saja terlihat bagus tetapi mempunyai masalah pada kerataan, retak, atau drainase. Kondisi base sangat penting karena struktur lapangan padel membutuhkan fondasi dan titik pemasangan yang sesuai.

Ketinggian Area

Untuk proyek indoor, ketinggian bebas menjadi bagian penting dari perencanaan. Sistem pencahayaan, struktur atap, ducting, sprinkler, dan instalasi lain tidak boleh mengganggu area permainan.

Sirkulasi dan Keselamatan

Layout yang terlalu dipaksakan dapat menyulitkan akses pemain maupun maintenance. Karena itu, jumlah lapangan yang paling banyak secara teori belum tentu menjadi jumlah yang paling sesuai untuk kondisi lokasi tertentu.

Peran Kontraktor dalam Pembangunan Lapangan Padel

Pembangunan lapangan padel membutuhkan koordinasi antara pekerjaan sipil, struktur, permukaan olahraga, instalasi listrik, pencahayaan, dan komponen court.

Untuk proyek yang berasal dari lapangan tenis existing, prosesnya dapat dimulai dari site survey dan pengukuran, kemudian dilanjutkan dengan perencanaan layout, pemeriksaan base, pekerjaan persiapan, pemasangan struktur court, instalasi permukaan, hingga finishing.

Pendekatan seperti ini membantu pemilik fasilitas mendapatkan gambaran yang lebih realistis sebelum menentukan jumlah lapangan dan anggaran pembangunan.

Elang Sport untuk Perencanaan dan Pembangunan Lapangan Olahraga

Sebagai penyedia solusi lapangan olahraga, Elang Sport dapat menjadi bagian dari proses perencanaan fasilitas olahraga yang membutuhkan penyesuaian berdasarkan kondisi lokasi.

Untuk proyek padel, kebutuhan setiap lokasi dapat berbeda. Karena itu, survei kondisi existing, pengukuran area, pemilihan sistem lapangan, permukaan, pencahayaan, dan kebutuhan pendukung perlu dibahas sejak awal agar desain tidak hanya terlihat menarik, tetapi juga dapat digunakan sesuai kebutuhan operasional.

Informasi mengenai layanan dan proyek lapangan olahraga dapat Anda lihat melalui website Elang Sport.

FAQ

Apakah satu lapangan tenis benar-benar bisa dibuat menjadi tiga lapangan padel?

Tidak selalu. Angka tiga lapangan merupakan ilustrasi efisiensi pemanfaatan area yang digunakan dalam beberapa materi industri, tetapi layout nyata harus dihitung berdasarkan ukuran lahan, clearance, akses, struktur, dan kebutuhan keselamatan.

Berapa ukuran standar satu lapangan padel?

Ukuran area permainan lapangan padel adalah 20 × 10 meter atau sekitar 200 m². Dalam pembangunan nyata, diperlukan tambahan ruang untuk struktur court, akses, keselamatan, dan kebutuhan teknis lainnya.

Apakah lapangan tenis existing bisa dikonversi menjadi lapangan padel?

Bisa menjadi salah satu opsi, tetapi kondisi base, drainase, ukuran area, struktur existing, akses konstruksi, dan kebutuhan layout harus diperiksa terlebih dahulu. Jadi, keputusan konversi sebaiknya dibuat setelah survei dan pengukuran lokasi.

Kesimpulan Pembahasan & Penutup

Satu lapangan tenis bisa jadi tiga lapangan padel dalam konteks tertentu, tetapi angka tersebut tidak boleh langsung dijadikan patokan tanpa melihat kondisi lahan secara keseluruhan. Ukuran court hanyalah salah satu bagian dari perhitungan karena struktur, clearance, akses, keselamatan, dan kebutuhan operasional juga harus diperhitungkan.

Bagi pemilik sport club, hotel, kawasan hunian, atau fasilitas olahraga yang mempunyai lahan tenis existing, konversi ke padel dapat menjadi salah satu opsi pengembangan fasilitas. Yang terpenting adalah membuat perhitungan layout dan teknis terlebih dahulu agar investasi yang dilakukan sesuai dengan kondisi lokasi.

Ingin Mengembangkan Lapangan Tenis Menjadi Fasilitas Padel?

Jika Anda mempunyai lapangan tenis existing atau lahan yang ingin dikembangkan menjadi fasilitas padel, Elang Sport siap membantu proses pembahasan mulai dari kebutuhan lapangan, pengukuran area, hingga perencanaan pembangunan.

Hubungi Elang Sport untuk konsultasi dan survei lokasi agar rencana pembangunan lapangan padel dapat disesuaikan dengan kondisi lahan dan kebutuhan fasilitas Anda.

Kontak
Email : elangsport10m@gmail.com
Whatsapp : +62 851-8592-3472
Office : Argowilis Residence BU 16, Jl. Argowilis, Kec. Semen, Kabupaten Kediri, Jawa Timur

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top